Global Protective Service
Kami berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik kepada pelanggan kami. Hubungi kami untuk menyesuaikan solusi untuk kebutuhan keamanan anda. Global Protective Service (GPS) mengikuti proses yang sederhana dalam praktek layanan kami. Kami hanya merekrut dan mempertahankan staf yang berkualitas tinggi dengan keberanian, kehormatan, disiplin dan Trust dan etos kerja yang terbukti. Banyak staf kami telah direkrut dari perusahaan keamanan lainnya, masing-masing tertarik dengan tingkat tinggi kami membayar dan pelatihan karyawan programs. Setiap calon akan diperiksa dan harus lulus pemeriksaan latar belakang, wawancara dan pengujian lainnya sebelum kerja dengan GPS.
Kita sadari semakin banyak modus untuk menteror yang akan berdampak kepada kelancaran aktivitas ataupun produksivitas perusahaan kita. Salah satunya bisa berupa ancaman melalui telpon. Bagaimana kita mensikapinya..... dan bagaimana kita mempersiapkannya..... bagaimana dampaknya..... dan adalah cara yang termudah untuk memandu staff kita (operattor) ?
Mari sebelumnya kita kaji sedikit arti kata "TERROR" & "Negosiasi"
a.
TERROR
Berasal dari bahasa latin, yaitu terdiri dari kata “TERRERE” Yang artinya
Dasar : ST Kapolri No.Pol.: ST/842/1988
Tanggal 20 Desember 1988
- nKAMI ANGGOTA SATUAN PENGAMANAN MEMEGANG TEGUH DISIPLIN. PATUH DAN TAAT PADA PIMPINAN, JUJUR DAN BERTANGGUNG JAWAB.
- nKAMI ANGGOTA SATUAN PENGAMANAN SENANTIASA WASPADA MELAKSANAKAN TUGAS SEBAGAI PENGAMANAN DAN PENERTIB DILINGKUNGAN KERJA.
- nKAMI ANGGOTA SATUAN PENGAMANAN SENANTIASA WASPADA MELAKSANAKAN TUGAS SEBAGAI PENGAMANAN DAN PENERTIB DI LINGKUNGAN KERJA.
- nKAMI ANGGOTA SATUAN PENGAMANAN SENANTIASA BERSIKAP OPEN, TIDAK MENGANGGAP REMEH SESUATU YANG TERJADI DI LINGKUNGAN KERJA.
- nKAMI ANGGOTA SATUAN PENGAMANAN ADALAH PETUGAS YANG TANGGUH DAN SENANTIASA BERSIKAP ETIS DALAM MENEGAKAN PERATURAN.
- nSETIA DAN MENJUNJUNG TINGGI PANCASILA DAN UNDANG – UNDANG DASAR 1945.
- nMEMEGANG TEGUH DISIPLIN.PATUH DAN TAAT KEPADA PIMPINAN SERTA BERANI BERTANGGUNG JAWAB TERHADAP SETIAP PELAKSANAAN TUGAS.
- nMENJAGA KEHORMATAN DIRI DAN MENJUJNJUNG TINGGI KEHORMATAN SATUAN PENGAMANAN.
- nMEMELIHARA KESATUAN DAN PERSATUAN SATUAN PENGAMANAN SERTA APARAT KEAMANAN LAINNYA.
- nSENANTIASA MEMELIHARA DAN MENINGKATKAN KEWASPADAAN SERTA KEMAMPUAN TUGAS, DEMI TERCAPAINYA KEAMANAN LINGKUNGAN.
Tugas Pokok Satpam :
n Menyelenggarakan keamanan dan ketertiban di lingkungan / kawasan kerja khususnya pengamanan phisik.
nFungsi Satpam :
Usaha dan Kegiatan melindungi dan mengamankan lingkungan / Kawasan kerjanya dari setiap gangguan KAM dan TIB serta pelanggaran Hukum.
n
Peranan Satpam :
- Unsur Pembantu Pimpinan di tempat tugas dalam bidang keamanan dan ketertiban di lingkungan / kawasan kerja.
- Unsur Pembantu Polri dalam Binkamtib terutama dalam bidang Penegakan Hukum di lingkunagn / kawasan kerja.
- nMemelihara kebersihan badan : Rambut dicukur rapi (0:0:1), Kumis,jambang / jenggot dicukur habbis, pakaian raih dan bersih.
- nUlet, tabah, sabar, percaya diri dalam mengemban tugas.
- nMentaati peraturan dan menghormati norma agama dan adat serta tidak melanggar hukum.
- nMemegang teguh, rahasia yang dipercayakan, bertindak tegas (tidak arogan), jujur, berani, adil dan bijaksanan, cepat tanggap dalam memberikan perlindungan dan pengamanan di lingkungan kerja.
- nSelalu membawa Identitas KTP, KTA, SIM, buku saku, pensil, peluit, tongkat, borgol dsb yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas.
MATERI P.B.B (Per – Mil – Das)
1. Aba – aba dalam Peraturan Baris Berbaris ada 3 Macam :
- nPetunjuk
- nPeringatan
- nPelaksanaan
2. Pelaksanaan PBB ada 3 macam :
- nGerak
- nMulai
- nJalan
3. Tujuh (7) langkah dalam PBB
- nLangkah Biasa ; jarak 65 cm – Tempo 102/menit
- nLangkah Tegap ; jarak 65 cm – Tempo 102/menit.
- nLangkah Kedepan ; 60 cm – Tempo
- nLangkah ke samping kanan / kiri, Langkah terbatas, jarak 40 cm tempo 70/menit
- nLangkah kebelakang, jarak 40 cm tempo 70/menit
- nLangkah perlahan, jarak 40 cm tempo 30/menit (untuk mengiringi Jenazah)
- nLangkah Cepat / lari, jarak 85 cm tempo 85 cm/menit
4. Sikap Sempurna
- nBerdiri Tegap
- nPandangan ke depan
- nDagu ditarik kebelakang
- nTumit Rapat membentuk sudut 450
- nTangan menggeneggam / mengepal seperti memeras santan, lurus pada jahitan samping celana panjang
5. Istirahat ada 2 macam :
- nIstirahat Biasa
- nIstirahat Parade
nBentuk Barisan
- nBarisan Berbentuk Berbanjar
- nBarisan ber –shaf
6. Cara Keluar Barisan
- nUntuk Shaf yang depan boleh langsung menuju tempat panggilan
- nUntuk Shaf yang kedua dan seterusnya harus balik kanan, lalu ketempat panggilan
8. Cara Melapor
a.Perorangan : Lapor Nama .............. Umur .............. Tempat tgl lahir ................Pendidikan Terakhir ..................... Alamat ....................................
nLaporan Selesai
nb. Beregu / apel : Laporan Siswa Diktama .............. Regu ......... Jumlah .........orang
Hadir ............ orang,kurang ...................orang, keterangan ...........
(S,I,T,TK) siap mengikuti .......................... Laporan Selesai.
nc. Menghadap : Lapor Nama ................ siap menghadap.
Jika selesai menghadap
“ Menghadap Selesai Laporan Selesai “.
Jika menghadap lebih dari satu orang
“Lapor Nama ....................... beserta ..................... orang siap menghadap”.
Anggota dalam posisi Istirahat setelah ada aba- aba dari komando “Periksa Kerapihan !“ pasukan langsung berubah ke dalam sikap sempurna dan mengatakan “ Siap... “
Dilanjutkan komando memerintahkan “ Mulai ! “
Pasukan mulai melaksanakan perintah dengan hituangan 1-1, 2-2, 3-2, 4-2 dst.
Pelaksanaan ;
- nPeriksa tali sepatu kaki kiri
- nPeriksa tali sepatu kaki kanan
- nSaku celana bagian kari
- nSaku celana bagian kanan
- nKopel Rim bagian depan
- nKopel Rim bagian belakang
- nSaku baju kiri (dilihat)
- nSaku baju kanan (dilihat)
- nDek / pangkat dipundak bagian kiri (tidak dilihat tapi diraba)
- nDek / pangkat dipundak bagian kanan (tidak dilihat tapi diraba)
- nTopi / pet di pegang pada ujung topi- satu.... pasukan kembali kedalam Sikap Sempurna.
Komando memerintahkan “ Selesai ! “ pasukan kembali kedalam posisi istirahat.
Posisi Sikap Sempurna dengan aba – aba “ Buka Tutup Kepala ! “
Pasukan langsung memegang dengan kedua tangan ujung topi dengan mengatakan “ Siap... “
Setelah komando memerintahkan “ Mulai ! “
Pasukan segera memulai buka tutup kepala ;
nHitungan Satu Pet / topi diangkat dari kepala posisi didepan dada keadaan Logo masih menghadap ke depan, dengan ibu jari berada di sebelah dalam.
nHitungan Dua Ibu jari sebekah kiri diputar berlawanan dengan sebelah kanan (Ibu jari berada diatas dengan keempat jari lainnya berada disebelah dalan ujung topi)
nHitungan Tiga Pet / topi ditaruh dipinggang sebelah kiri, Logo dalam posisi miring( posisi dalm topi berada dipinggang sebelah kiri). Pandangan masih melihat kearah topi.
Komando memerintahkan “ Selesai “ pasukan kembali kedalam sikap sempurna dengan tangan sebelah kiri sedikit keatas pinggang sebelah kiri dengan memegang Pet / topi, lengan kanan mengepal lurus dengan jahitan celana sebelah kanan.
nHormat Tanpa Pet / topi
nSetelah mendapat perintah “ Hormat!......... Grak .......! “ (Pasukan dalam Sika Sempurna) angkat tangan kanan sedikit ditekukan kedepan, jari telunjuk menyentuh pelipis kanan sebelah bawah (telapak tangan tidak terlihat dan ibu jari lurus serta dirapatkan dengan jari lainnya) tampak terlihat satu garis.
nHormat dengan Pet / topi
nSetelah mendapat perintah “ Hormat!......... Grak .......! “ (Pasukan dalam Sika Sempurna) angkat tangan kanan sedikit ditekukan kedepan, jari telunjuk menyentuh ujung Pet / topi sebelah kanan (telapak tangan tidak terlihat dan ibu jari lurus serta dirapatkan dengan jari lainnya) tampak terlihat satu garis.
nHormat Sambil Berjalan
nPasukan dalam melakukan Langkah Tegap, setelah diberi aba “ Hormat..! Grak....! “ pasukan langsung menghormat sebelah kanan ( Dalam posisi Hormat badang menghapat sebelah kanan) tangan kiri tidak bergerak mengepal lurus dengan jahitan celana sebelah kiri dengan langkah tegap.
n“ ............... Jelas ! “ anggota menjawab “ Siap Jelas “ (Posisi dalam sikap sempurna)
n“ ........ Mengerti ! “ anggota menjawab “ Siap Mengerti “(Posisi dalam sikap sempurna)
n“ ...... Ass. Wr. Wb ! “ anggota menjawab “ Walaikum Salam “(Posisi dalam sikap sempurna)
nTangan mengepal menyentuh punggung belakang teman sebelah kanannya lalu ditarik kebelah kiri dan di sejajarkan rekan sebelah kanannya.
nMuka palingkan ke kanan untuk Shaf / baris di depan, untuk yang belakang luruskan dengan patokan leher barisan depannya serta melirik kekanan untuk meluruskan barisan.
nPenjuru kanan sebagai Patokan / pusat barisan berdir dengan sikap sempurna.
nShaf paling kanan untuk meluruskan melakukan lencang depan, setelah pasukan Shaf sebelah penjuru kanan lurus baru menurunkan tangan dengan menucapkan “ Lurus “ sebagai pemberitahuan kepada Komando barisan penjuru sudah dalam keadaan lurus dan menunggu barisab atau Shaf lainnya untuk meluruskan barisan.
n
- nTegakan Badan
- Dagu dimasukan kedalam n
- Busungkan Dada n
- Tangan Mengepal pada garis celana kanan dan kiri samping
- Pandangan kedepan
n
n
nPosisi tangan jaraknya +/- 2 kepal dari pundak temanbagian depan ( tujuannya jika dihadapkan ke kanan / kiri barisan tidak berubah)
n
Haluan Kiri / Kanan
nMerubah bentuk tapi tidak merubah arah barisan
n
Melintang
nBarisan merubah arah tapi tidak merubah bentuk
n
nAnggota dalam keadaan Sikap Sempurna, setelah mendapatkan perintah dari komando “ Berhitung,,,! “ maka pasukan barisan paling depan menoleh kesebelah kanan (ujung penjuru kanan tetap dalam sikap sempuna) lalu dilanjutkan dengan “ Mulai....! “ baru anggota memulai berhitung dari ujung penjuru kanan dilanjutkanke barisan sebelahnya sampai dengan ujung kiri barisan terdepan.
nBila pasukan lengkap anggota sebelah kiri belakang memberikan keterangan “ Lengkap “
nBila pasukan kurang satu personil maka diberikan keterangan “ Kurang Satu “
Tugas, Fungsi dan Tanggung Jawab
- Melaksanakan Pengamanan secara menyeluruh dilokasi kerja
- Melaksanakan Tugas dan Fungsi sesuai dengan penempatan dilokasi masing-masing
- Melakukan pemeriksaan pada tamu / pemilik yang akan masuk ke area kerja
- Menahan KTP/ SIM setiap tamu yang akan memasuki area kerja
- Memeriksa setiap Mobil / Motor yang masuk atau keluar
- Khusus untuk mobil bak terbuka / tertutup HARUS diperiksa, Muatan dan Surat Jalan
- Penjagaan di Pos 1 sampai 6 harus Berputar / Berganti dengan Pos terdekat Setiap Jam. Contoh :
Apa yang harus anda lakukan sebelum, sesaat dan sesudah gempa bumi?
Modified Mercally Intensity (MMI)
Sebelum terjadi gempa bumi
A. Kunci utama adalah
PROSEDUR PENANGANAN KEBAKARAN DAN KEJADIAN DARURAT
Jika anda mendengar bunyi sirine tanda kebakaran atau teriakan ‘’API……..” dan tanda bahaya lainnya, maka jangan panik, tetapi ikuti instruksi dibawah ini :
- Hentikan semua pekerjaan, matikan semua peralatan yang