Global Protective Service
Kami berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik kepada pelanggan kami. Hubungi kami untuk menyesuaikan solusi untuk kebutuhan keamanan anda. Global Protective Service (GPS) mengikuti proses yang sederhana dalam praktek layanan kami. Kami hanya merekrut dan mempertahankan staf yang berkualitas tinggi dengan keberanian, kehormatan, disiplin dan Trust dan etos kerja yang terbukti. Banyak staf kami telah direkrut dari perusahaan keamanan lainnya, masing-masing tertarik dengan tingkat tinggi kami membayar dan pelatihan karyawan programs. Setiap calon akan diperiksa dan harus lulus pemeriksaan latar belakang, wawancara dan pengujian lainnya sebelum kerja dengan GPS.
TRIBUNMANADO/Dany Permana
Kepala Bagian Penerangan Umum Kombes (Pol) Boy Rafli Amar, menunjukan skesta wajah yang diduga sebagai pengirim paket bom ke Kantor Berita 68H, Utan Kayu, di Kantor Humas Mabes Polri, Jakarta, Jumat (18/3/2011). KBR68H dalam minggu ini dikirimi paket bom sebanyak dua kali, dan mencederai seorang anggota Kepolisian.
Polri melansir sketsa wajah kurir yang mengirimkan paket berisi bom di kantor berita KBR 68H,

Sejumlah gembong teroris di Indonesia sudah ditembak mati, namun bukan berarti sel-sel jaringan tersebut terputus. Polisi menduga penebar teror bom buku adalah pemain lama yang ingin menunjukkan eksistensinya.
Petugas Densus 88 Polri kini tengah mengorek keterangan sejumlah tersangka teror bom yang kini ditahan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Sutarman memastikan pelaku penabar teror adalah kelompok teroris. “Namun dari mana kelompok itu, siapa pelakunya serta apa motifnya belum bisa kita simpulkan karena masih dalam penyelidikan,” kata kapolda, Selasa (16/3).
Sedangkan sebuah sumber di kepolisian